gambar

Kebenaran selalu lahir dengan ilmu. Berusahalah kami untuk mendapatkannya, hidup dengan amal, mati bersama iman. [Esha Ardhie]

Izinkanlah aku menasehati diriku sendiri. Dari Al-Harits bin Suwaid, Abdullah bin Mas’ud berkata : “Seandainya kalian mengetahui diriku (seperti) yang aku ketahui, pasti kalian akan menaburi tanah di atas kepalaku.” [Shifatush Shafwah, 1/406, 497]

Aku hanyalah penuntut ilmu biasa yang berusaha mengenal ajaran islam lebih dekat dengan meniti jejak pemahaman salafush shalih (ahlus sunnah wal jama’ah). Website ini berisi catatan dari kajian yang kuhadiri/kudengar atau kutipan dari beberapa artikel yang kubaca. Maka dari itu, silahkan disebarluaskan dengan tetap berpegang teguh kepada amanah ilmiah yaitu dengan mencantumkan sumbernya.

Karena salah satu tanda keikhlasan adalah tidak mengharapkan disebut-sebut sedangkan salah satu tanda kejujuran adalah menyebutkan sumber petikan.

Semoga apa yang disajikan dalam media yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi diri saya sendiri maupun bagi para pengunjung sekalian. Apa-apa yang kusampaikan disini, jika itu merupakan kebenaran maka terimalah. Dan apa-apa yang bertentangan dengan kebenaran maka tolaklah, dan luruskanlah aku dengan hujjah.

Sabar yang indah (yang baik) adalah seseorang bersabar tanpa mengeluh (merintih) rasa sakit pada makhluk. [Ibnu Taimiyah]

Empat hal penghapus dosa. Taubat, istighfar, amal soleh, dan musibah. [Ibnu Taimiyah]

Di antara sempurnanya nikmat Allah pada hamba-Nya yang beriman, Dia menurunkan kepada mereka kesulitan dan derita. [Ibnu Taimiyah]

Ketahuilah bahwa seberat-beratnya adzab pada hari kiamat adalah siksaan yang didapati ‘alim namun sama sekali Allah tidak memberi manfaat pada ilmunya. [Ibnu Taimiyah]

Sesungguhnya ada seorang hamba yang beramal kebaikan malah ia masuk neraka. Sebaliknya ada pula yang beramal kejelekan malah ia masuk surga. Yang beramal kebaikan tersebut, ia merasa ujub (bangga dengan amalnya), lantas ia pun berbangga diri, itulah yang mengakibatkan ia masuk neraka. Ada pula yang beramal kejelekan, namun ia senantiasa takut (akan adzab Allah) dan ia iringi dengan taubat, itulah yang membuatnya masuk surga. [Ibnu Taimiyah]

Fitnah memiliki dua sebab: (1) Kelemahan dalam ilmu, (2) Kelemahan dalam sabar. Sesungguhnya kebodohan dan kezaliman adalah pokok dari keburukan. [Ibnu Taimiyah]

Ahli Sunnah, ilmu dan iman adalah orang-orang yang mengetahui kebenaran (haq) dan penyayang kepada makhluk (khalq). [Ibnu Taimiyah]

Barang siapa yang meninggalkan dalil, ia akan tersesat jalan (sabiil). [Ibnu Taimiyah]

Orang yang terpenjara sebenarnya adalah orang yang hatinya terhalang dari Rabbnya. Dan orang yang tertawan adalah orang yang tertawan oleh hawa nafsunya.  [Ibnu Taimiyah]

Sesungguhnya di dunia ini terdapat surga, barangsiapa yang tidak memasukinya, maka ia tidak akan memasuki surga akhirat. [Ibnu Taimiyah]

Dzikir bagi hati laksana air bagi ikan, maka bagaimanakah kondisi ikan jika ia tidak di dalam air? [Ibnu Taimiyah]

Apa yang akan dilakukan oleh musuh-musuhku terhadapku? Aku, surga dan dan kebunku dalam dadaku. Kemana pun aku pergi, ia selalu bersamaku. Jika aku dipenjara, maka ia bagiku khalwat (bersendirian dengan Allah). Jika aku terbunuh, maka ia bagiku kesyahidan. Jika aku diusir dari negeriku, maka bagiku ia adalah wisata. [Ibnu Taimiyah]

Barangsiapa yang menginginkan sa’aadah abadiyyah (kebahagian abadi), hendaknya ia menetapi ‘atabatal ‘ubudiyyah (pintu penghambaan). [Ibnu Taimiyah]

Tidak akan menyesal orang yang meminta pilihan (istikharah) kepada al-Khaliq, bermusyawarah dengan makhluk dan teguh dalam perkaranya. [Ibnu Taimiyah]

Zuhud adalah meninggalkan yang tidak bermanfaat untukmu, dan wara adalah meninggalkan sesuatu yang dapat membahayakanmu. [Ibnu Taimiyah]